logo ProAV
Syarat Pasang Listrik Baru untuk Rumah Usaha dan Bangunan

Syarat Pasang Listrik Baru: Dokumen, Biaya, dan Cara Ajukan ke PLN

July 16, 2026Categories: .

Untuk memasang listrik baru, kamu biasanya perlu menyiapkan KTP atau identitas resmi, nomor telepon aktif, alamat lengkap lokasi pemasangan, data bangunan, serta instalasi listrik yang sudah siap dan memenuhi standar keselamatan. Pada tahap tertentu, instalasi bangunan perlu memiliki Sertifikat Laik Operasi atau SLO dari lembaga yang berwenang sebelum PLN dapat menyalakan aliran listrik.

Pengajuan sambungan baru umumnya dapat dilakukan melalui PLN Mobile, kantor layanan PLN, atau kanal resmi yang disediakan PLN. Setelah kamu mengajukan permohonan, petugas akan memeriksa data, menilai ketersediaan jaringan, menerbitkan biaya penyambungan bila permohonan dapat diproses, lalu menjadwalkan pemasangan meter dan penyalaan listrik.

Namun, syarat pasang listrik baru tidak selalu sama untuk semua lokasi. Perbedaan daya yang diminta, jarak bangunan dari jaringan listrik, jenis properti, status bangunan, dan kebutuhan penambahan jaringan dapat memengaruhi dokumen, waktu pengerjaan, dan total biaya.

Disclaimer: Ketentuan sambungan listrik, biaya, dokumen, dan prosedur dapat berubah sesuai kebijakan PLN serta aturan ketenagalistrikan yang berlaku. Selalu cek informasi terbaru melalui PLN Mobile, situs resmi PLN, atau kantor layanan PLN sebelum mengajukan permohonan.

Pengertian Pasang Listrik Baru

Pasang listrik baru adalah proses penyediaan sambungan tenaga listrik dari jaringan PLN ke bangunan yang sebelumnya belum memiliki sambungan listrik aktif. Proses ini berbeda dari tambah daya, migrasi layanan, pemindahan meter, atau penyambungan kembali listrik yang pernah diputus.

Dalam pemasangan listrik baru, PLN memasang perangkat pengukuran dan pembatas listrik, yang masyarakat sering sebut sebagai meteran listrik atau kWh meter. Perangkat tersebut mencatat pemakaian energi listrik di bangunan kamu. Pada pelanggan prabayar, meter juga berfungsi untuk membaca token listrik. Pada pelanggan pascabayar, meter menjadi dasar perhitungan tagihan bulanan.

Sambungan baru dapat digunakan untuk berbagai jenis kebutuhan, antara lain rumah tinggal, rumah kontrakan, ruko, kios, kantor, tempat ibadah, fasilitas sosial, gudang, hingga usaha kecil. Untuk bangunan dengan kebutuhan listrik besar seperti pabrik, hotel, apartemen, atau pusat perbelanjaan, prosedurnya dapat lebih kompleks karena membutuhkan kajian teknis dan kapasitas jaringan yang lebih besar.

Kamu perlu membedakan pemasangan listrik baru dengan pemasangan instalasi listrik internal. PLN menangani sambungan dari jaringan distribusi ke meter pelanggan dan penyaluran listrik sampai titik tertentu sesuai ketentuan. Sementara itu, instalasi listrik di dalam bangunan, seperti kabel menuju lampu, stop kontak, sakelar, panel, dan perangkat pengaman, perlu dikerjakan oleh pihak instalatir yang kompeten.

Syarat Pasang Listrik Baru yang Umumnya Dibutuhkan

Syarat Pasang Listrik Baru yang Umumnya Dibutuhkan

Berikut adalah gambaran dokumen dan persiapan yang umumnya diperlukan saat mengajukan listrik baru. PLN dapat meminta dokumen tambahan sesuai kondisi lokasi dan jenis pelanggan.

KebutuhanKeterangan Umum
Identitas pemohonKTP untuk WNI atau identitas resmi lain sesuai ketentuan
Nomor kontak aktifNomor telepon dan, bila diperlukan, alamat email untuk informasi proses
Alamat lokasiAlamat lengkap bangunan yang akan dipasangi listrik
Titik lokasiPatokan lokasi atau koordinat dapat membantu jika alamat belum jelas
Data bangunanInformasi jenis bangunan, fungsi bangunan, dan kondisi bangunan
Pilihan daya listrikDaya disesuaikan dengan kebutuhan rumah atau usaha
Instalasi listrikInstalasi internal perlu disiapkan oleh instalatir yang memenuhi ketentuan
SLOSertifikat Laik Operasi sebagai bukti instalasi telah memenuhi kelayakan operasi
Dokumen penguasaan lokasiDapat diminta sesuai kondisi, misalnya bukti kepemilikan atau izin penggunaan bangunan
Biaya penyambunganDibayar sesuai tagihan resmi setelah permohonan dapat diproses

Identitas Diri Pemohon

Kamu perlu menyiapkan identitas yang valid dan masih berlaku. Untuk pelanggan perorangan, KTP biasanya menjadi dokumen utama. Pastikan nama, nomor identitas, dan data lain dapat dibaca dengan jelas jika kamu mengunggah foto atau hasil pindai dokumen melalui aplikasi.

Jika bangunan ditempati oleh penyewa, penghuni kontrakan, atau pihak yang bukan pemilik bangunan, sebaiknya kamu komunikasikan lebih dulu dengan pemilik properti. Beberapa kondisi dapat membutuhkan persetujuan atau dokumen yang menunjukkan bahwa kamu berhak menggunakan lokasi tersebut.

Untuk pengajuan atas nama badan usaha, yayasan, atau lembaga, PLN dapat meminta dokumen tambahan sesuai jenis pelanggan dan kebutuhan daya. Karena itu, kamu sebaiknya memilih kategori pelanggan dengan tepat sejak awal.

Alamat Bangunan yang Jelas dan Mudah Ditemukan

Alamat lokasi pemasangan harus lengkap. Tuliskan nomor rumah, nama jalan, RT/RW bila ada, kelurahan atau desa, kecamatan, kabupaten atau kota, serta provinsi. Bila bangunan berada di area perumahan baru, kebun, gang kecil, atau lokasi yang belum memiliki nomor rumah, kamu dapat menambahkan patokan lokasi.

Lokasi yang jelas mempercepat proses survei. Petugas perlu mengetahui apakah jaringan listrik PLN sudah tersedia di dekat bangunan, apakah tiang listrik dapat menjangkau lokasi, serta apakah ada hambatan fisik yang perlu diperhatikan.

Alamat Bangunan yang Jelas dan Mudah Ditemukan

Kamu juga perlu memastikan akses ke lokasi cukup aman. Misalnya, jangan sampai meter akan dipasang di area tertutup permanen, sulit dijangkau, rawan terkena banjir, atau berada di tempat yang membahayakan petugas.

Pilihan Daya Listrik Sesuai Kebutuhan

Daya listrik menunjukkan batas kemampuan pemakaian listrik di bangunan kamu pada waktu yang bersamaan. Memilih daya terlalu kecil dapat membuat MCB sering turun ketika banyak alat menyala. Sebaliknya, memilih daya terlalu besar tanpa kebutuhan yang jelas dapat membuat pengeluaran awal dan biaya tetap tertentu menjadi kurang efisien, tergantung golongan tarif yang berlaku.

Untuk rumah sederhana dengan kebutuhan dasar seperti lampu, televisi, kipas angin, penanak nasi, kulkas, dan pompa air kecil, kebutuhan dayanya tentu berbeda dengan rumah yang memakai beberapa AC, pemanas air, oven listrik, mesin cuci, pompa air besar, dan perangkat elektronik dalam jumlah banyak.

Kamu tidak perlu menebak. Buatlah daftar perangkat listrik yang akan digunakan, lalu perkirakan daya masing-masing perangkat. Perhatikan alat yang berpotensi menyala bersamaan. Contohnya, AC, kulkas, pompa air, setrika, penanak nasi, dan mesin cuci dapat menciptakan beban cukup besar bila digunakan dalam waktu bersamaan.

Instalasi Listrik Bangunan yang Aman

Sebelum listrik dinyalakan, bangunan harus memiliki instalasi listrik internal yang layak. Instalasi ini mencakup kabel, MCB, panel, stop kontak, sakelar, jalur lampu, grounding atau pembumian, serta perangkat pengaman lain sesuai kebutuhan bangunan.

Jangan memilih kabel hanya berdasarkan harga murah. Kabel dengan ukuran yang tidak sesuai beban dapat panas, rusak, dan meningkatkan risiko kebakaran. Jangan pula menyambung banyak perangkat berdaya besar pada satu stop kontak atau terminal listrik biasa.

Instalasi Listrik Bangunan yang Aman

Instalasi yang baik umumnya menggunakan pembagian sirkuit. Jalur lampu dapat dipisahkan dari jalur stop kontak. Peralatan berdaya besar seperti AC, pompa air, pemanas air, atau kompor listrik dapat membutuhkan jalur tersendiri. Pembagian seperti ini membantu mengurangi beban berlebih pada satu kabel dan membuat penanganan gangguan lebih mudah.

Sertifikat Laik Operasi atau SLO

Sertifikat Laik Operasi atau SLO merupakan dokumen yang menyatakan bahwa instalasi tenaga listrik telah memenuhi kelayakan untuk dioperasikan berdasarkan pemeriksaan teknis. Untuk pemasangan listrik baru, SLO menjadi bagian penting dari pemenuhan aspek keselamatan instalasi.

Secara praktis, kamu perlu memastikan instalatir menyelesaikan pekerjaan instalasi dengan benar. Setelah itu, lembaga inspeksi teknis yang berwenang dapat melakukan pemeriksaan sesuai prosedur yang berlaku. Jika instalasi memenuhi persyaratan, proses penerbitan SLO dapat dilakukan.

SLO bukan sekadar formalitas. Dokumen ini memberi perlindungan bagi penghuni bangunan karena pemeriksaan dapat menemukan masalah seperti kabel yang tidak sesuai, sambungan longgar, tidak adanya pengaman yang memadai, atau sistem pembumian yang belum benar.

Bukti Kepemilikan atau Hak Menggunakan Bangunan

Tidak semua pengajuan memerlukan dokumen yang sama. Akan tetapi, pada kondisi tertentu kamu mungkin perlu menunjukkan bukti kepemilikan, penguasaan, atau izin penggunaan bangunan. Misalnya, jika lokasi masih berupa tanah kosong, bangunan baru selesai dibangun, alamat belum tercatat dengan baik, atau pemohon bukan pemilik bangunan.

Dokumen yang relevan dapat berupa dokumen kepemilikan properti, perjanjian sewa, surat izin dari pemilik, atau dokumen lain yang diminta saat verifikasi. Jangan mengajukan sambungan listrik untuk bangunan milik orang lain tanpa persetujuan yang jelas. Hal itu berpotensi menimbulkan sengketa data pelanggan dan masalah saat ada perubahan penghuni.

Cara Mengajukan Pasang Listrik Baru

Kamu dapat mengajukan permohonan sambungan baru melalui kanal resmi PLN. Saat ini, PLN Mobile menjadi salah satu pilihan praktis karena memungkinkan kamu mengisi data, memantau status permohonan, dan menerima informasi pembayaran melalui ponsel.

Cara Mengajukan Pasang Listrik Baru

Secara umum, alurnya mencakup pengisian data, verifikasi, survei atau penilaian teknis bila dibutuhkan, pembayaran biaya resmi, pemasangan, dan penyalaan listrik. Waktu proses dapat berbeda antarwilayah karena dipengaruhi antrean, kesiapan instalasi, kondisi jaringan, cuaca, hingga kebutuhan perluasan jaringan.

Mengajukan Melalui PLN Mobile

PLN Mobile membantu kamu mengajukan layanan tanpa harus datang langsung ke kantor. Tampilan menu dapat berubah dari waktu ke waktu, tetapi langkah dasarnya biasanya serupa.

  1. Unduh dan buka aplikasi PLN Mobile dari toko aplikasi resmi.
  2. Daftar atau masuk menggunakan nomor ponsel aktif.
  3. Pilih menu layanan kelistrikan atau permohonan pasang baru.
  4. Isi data identitas, alamat, titik lokasi, serta daya yang kamu butuhkan.
  5. Unggah dokumen yang diminta dengan foto yang jelas.
  6. Periksa kembali seluruh data sebelum mengirim permohonan.
  7. Pantau notifikasi, nomor registrasi, serta informasi tindak lanjut di aplikasi.
  8. Lakukan pembayaran hanya melalui metode resmi yang tercantum dalam sistem.
  9. Siapkan akses ke bangunan saat jadwal survei atau pemasangan berlangsung.

Jangan membagikan kode verifikasi, data rekening, atau data pribadi kepada pihak yang mengaku petugas tetapi menghubungi melalui nomor tidak resmi. Jika kamu ragu, cek kembali melalui aplikasi, kanal layanan PLN, atau kantor PLN terdekat.

Mengajukan Melalui Kantor Layanan PLN

Jika kamu kurang nyaman menggunakan aplikasi atau memiliki kasus lokasi yang cukup rumit, kamu dapat mendatangi kantor layanan PLN. Bawa identitas, data alamat, nomor telepon aktif, serta dokumen pendukung yang relevan.

Pengajuan langsung dapat membantu ketika kamu perlu menjelaskan kondisi lokasi secara detail. Contohnya, bangunan berada di perumahan baru, jaringan listrik masih jauh, nama jalan belum terdaftar secara lengkap, atau terdapat perbedaan data alamat antara KTP dan lokasi pemasangan.

Tetap simpan bukti pengajuan, nomor registrasi, serta bukti pembayaran. Dokumen tersebut berguna jika kamu ingin mengecek status atau mengajukan pertanyaan lanjutan.

Tahapan Pemasangan Listrik Baru dari Awal sampai Menyala

Menentukan Kebutuhan Daya

Sebelum mengajukan permohonan, tentukan kebutuhan listrik kamu. Jangan hanya mengikuti daya rumah tetangga karena pola pemakaian tiap rumah berbeda. Rumah yang menggunakan AC di beberapa kamar tentu memerlukan perencanaan yang berbeda dibanding rumah yang hanya memakai kipas angin.

Buat daftar alat listrik beserta perkiraan dayanya. Setelah itu, tandai perangkat yang kemungkinan dipakai bersamaan. Perhitungan ini tidak harus sangat rumit, tetapi cukup untuk memberi gambaran daya yang realistis.

Misalnya, kamu memiliki kulkas, pompa air, penanak nasi, setrika, televisi, beberapa lampu, dan dua AC. Jika beberapa perangkat tersebut menyala bersamaan, total bebannya bisa mendekati atau melebihi kapasitas daya kecil. Dalam situasi seperti itu, kamu sebaiknya mempertimbangkan daya yang lebih memadai daripada terus menghadapi MCB turun.

Menyiapkan Instalasi dan Lokasi Meter

Sebelum petugas datang, pastikan instalasi internal sudah dikerjakan dengan rapi. Tentukan tempat meter listrik yang mudah diakses dari luar atau sesuai ketentuan teknis di lokasi. Meter tidak sebaiknya ditempatkan di area yang sering terkena air, tertutup barang, berada di balik pintu terkunci, atau sulit dijangkau saat pembacaan dan pemeliharaan.

Kamu juga perlu memastikan dinding atau titik pemasangan cukup kuat. Bila rumah berada di area rawan banjir, diskusikan posisi yang lebih aman dengan pihak instalatir dan ikuti arahan teknis yang berlaku.

Verifikasi Data dan Survei Teknis

Setelah mengajukan permohonan, PLN dapat melakukan verifikasi data. Pada beberapa kondisi, petugas juga perlu mengecek lokasi untuk menilai kondisi jaringan dan kelayakan pemasangan.

Survei dapat melihat beberapa hal, seperti jarak lokasi ke jaringan distribusi, posisi tiang listrik, jalur kabel, akses petugas, keamanan lokasi, serta kebutuhan pekerjaan tambahan. Jika jaringan tersedia dan kondisi teknis memungkinkan, proses dapat berlanjut ke tahap berikutnya.

Jika jaringan belum tersedia atau kapasitas di wilayah tersebut belum mencukupi, PLN dapat memerlukan waktu tambahan untuk penanganan teknis. Jangan percaya pada janji pihak tidak resmi yang menawarkan pemasangan cepat di luar prosedur. Sambungan listrik harus mengikuti standar keselamatan dan ketentuan jaringan.

Pembayaran Biaya Resmi

Apabila permohonan dapat diproses, kamu akan menerima informasi biaya resmi sesuai ketentuan. Biaya dapat mencakup biaya penyambungan dan komponen lain yang berlaku berdasarkan jenis layanan, daya, serta kondisi teknis.

Nominal biaya pemasangan listrik baru dapat berubah. Karena itu, sebaiknya jangan berpatokan pada informasi lama dari teman, unggahan media sosial, atau iklan pihak ketiga. Gunakan angka yang muncul dalam sistem atau informasi yang diberikan melalui kanal resmi PLN.

Hindari membayar uang tunai kepada orang yang datang tanpa bukti penugasan dan tanpa tagihan resmi. Pembayaran yang aman adalah pembayaran melalui kanal yang tercantum dalam aplikasi, pemberitahuan resmi, atau petunjuk layanan PLN.

Penerbitan SLO dan Penyalaan Listrik

Penerbitan SLO dan Penyalaan Listrik

Setelah instalasi bangunan memenuhi ketentuan dan SLO tersedia sesuai prosedur, proses penyalaan dapat dilakukan. Petugas akan memasang atau mengaktifkan perangkat sambungan sesuai jadwal dan kondisi teknis.

Saat listrik sudah menyala, kamu perlu langsung memeriksa kondisi dasar. Pastikan lampu, stop kontak, dan MCB berfungsi normal. Jika ada bau hangus, percikan, kabel panas, atau MCB sering turun tanpa sebab jelas, segera matikan aliran listrik pada pengaman yang tersedia dan hubungi instalatir yang kompeten.

Perkiraan Biaya Pasang Listrik Baru

Biaya pasang listrik baru di Indonesia biasanya bergantung pada daya yang dipilih. Semakin besar daya, semakin tinggi biayanya. Untuk kebutuhan rumah tangga, kisaran yang paling umum adalah sebagai berikut:

Daya ListrikPerkiraan Biaya
450 VARp421.000
900 VARp843.000
1.300 VARp1.218.000
2.200 VARp2.062.000
3.500 VARp3.391.500
5.500 VARp5.339.500
6.600 VARp6.405.400

Hal yang Perlu Diperhitungkan

Selain biaya penyambungan dasar, ada beberapa biaya tambahan yang bisa membuat total pengeluaran lebih besar:

  • Biaya instalasi rumah
  • Kabel dan komponen listrik
  • Jasa teknisi
  • Biaya administrasi
  • Meteran atau perangkat tambahan jika diperlukan

Estimasi Total Dana yang Sebaiknya Disiapkan

Kalau ingin aman, sebaiknya siapkan dana lebih dari biaya resmi pasang baru.
Untuk rumah sederhana, total dana yang realistis biasanya berada di kisaran:

  • Rp500 ribu – Rp1 juta untuk daya kecil
  • Rp1,5 juta – Rp3 juta untuk daya menengah
  • Di atas Rp3 juta untuk daya besar

Cara Memilih Daya Listrik untuk Rumah

Memilih daya listrik yang tepat dapat membuat penggunaan listrik lebih nyaman. Kamu tidak perlu langsung mengambil daya tertinggi, tetapi jangan juga memilih daya yang terlalu kecil hingga aktivitas sehari-hari terganggu.

Mulailah dengan menghitung perangkat utama. Perhatikan perangkat yang memiliki daya tinggi atau arus awal besar, seperti AC, pompa air, kulkas, mesin cuci, pemanas air, microwave, oven listrik, dan peralatan masak listrik.

Sebagai contoh sederhana, rumah dengan banyak lampu LED dan perangkat elektronik ringan mungkin masih nyaman dengan daya yang tidak terlalu besar. Namun, ketika kamu mulai memakai dua atau tiga AC, pompa air, water heater, dan peralatan dapur listrik dalam waktu bersamaan, kebutuhan daya meningkat cukup cepat.

Kamu juga perlu melihat rencana penggunaan dalam beberapa tahun ke depan. Bila kamu berencana menambah AC, membangun lantai baru, membuka usaha rumahan, atau memasang pompa air yang lebih kuat, memilih daya yang lebih sesuai sejak awal dapat mengurangi kebutuhan perubahan daya terlalu cepat.

Meski begitu, jangan menentukan daya hanya dari estimasi pribadi bila kebutuhan bangunan cukup besar. Untuk rumah besar, ruko, bengkel, kantor, atau usaha dengan mesin listrik, mintalah instalatir atau tenaga teknis membantu menghitung kebutuhan beban secara lebih akurat.

Perbedaan Pasang Baru, Tambah Daya, dan Pindah Meter

Banyak orang memakai istilah “pasang listrik” untuk semua jenis layanan, padahal kebutuhan layanan bisa berbeda. Memahami perbedaannya membantu kamu memilih menu pengajuan yang benar.

Jenis LayananPengertianContoh Kebutuhan
Pasang baruMembuat sambungan listrik untuk bangunan yang belum memiliki listrik aktifRumah baru selesai dibangun
Tambah dayaMenaikkan kapasitas daya pada sambungan yang sudah adaRumah sering jeglek saat AC dan pompa menyala
Turun dayaMenurunkan kapasitas daya sesuai kebutuhanBangunan tidak lagi memakai peralatan berdaya besar
Pindah meterMemindahkan posisi meter karena renovasi atau perubahan tata bangunanMeter lama tertutup teras baru
Penyambungan kembaliMengaktifkan sambungan yang sebelumnya terputus sesuai kondisi dan ketentuanBangunan lama kembali digunakan

Jika rumah kamu sudah memiliki meter aktif tetapi sering mengalami MCB turun, kamu kemungkinan tidak membutuhkan pasang baru. Kamu mungkin perlu evaluasi instalasi atau mengajukan tambah daya. Sebaliknya, jika bangunan belum pernah memiliki nomor pelanggan dan meter aktif, layanan yang tepat biasanya sambungan baru.

Kesimpulan

Syarat pasang listrik baru pada dasarnya mencakup identitas pemohon, alamat bangunan yang jelas, pilihan daya listrik, instalasi internal yang aman, serta SLO sesuai prosedur. Kamu juga perlu mengikuti alur resmi dari pengajuan, verifikasi, pembayaran, pemasangan meter, hingga penyalaan listrik.

Kunci utama proses yang lancar bukan hanya melengkapi dokumen. Kamu perlu memilih daya secara realistis, memakai instalatir yang kompeten, menyiapkan lokasi meter yang aman, dan menghindari jasa tidak resmi. Listrik yang terpasang dengan prosedur benar akan lebih aman untuk keluarga, lebih nyaman untuk aktivitas sehari-hari, dan lebih siap mendukung kebutuhan bangunan dalam jangka panjang.

FAQ Syarat Pasang Listrik Baru

1. Apa syarat utama pasang listrik baru?

Syarat utamanya biasanya berupa KTP atau identitas resmi, nomor telepon aktif, alamat lengkap lokasi, pilihan daya, instalasi listrik yang siap, serta SLO sesuai ketentuan.

2. Apakah pasang listrik baru harus menggunakan KTP pemilik rumah?

Tidak selalu, tetapi data pemohon harus benar dan kamu mungkin perlu menunjukkan bukti hak menggunakan bangunan atau persetujuan pemilik jika bukan pemilik properti.

3. Apakah bisa mengajukan listrik baru lewat HP?

Bisa. Kamu dapat menggunakan aplikasi PLN Mobile untuk mengajukan layanan sambungan baru, mengisi data, memantau status, dan melihat informasi pembayaran.

4. Berapa biaya pasang listrik baru?

Biaya bergantung pada daya yang dipilih, ketentuan yang berlaku, kondisi jaringan, instalasi bangunan, serta kebutuhan SLO. Cek nominal terbaru melalui kanal resmi PLN.

5. Apakah rumah baru wajib memiliki SLO?

SLO menjadi bagian penting dalam pemenuhan kelayakan operasi instalasi listrik. Pastikan kamu mengikuti ketentuan yang berlaku di lokasi dan mengurusnya melalui prosedur resmi.

6. Apakah listrik bisa dipasang jika rumah belum selesai dibangun?

Hal ini bergantung pada kesiapan lokasi, instalasi, keamanan akses, dan ketentuan teknis. Sebaiknya konsultasikan kondisi bangunan melalui kanal resmi PLN sebelum mengajukan.

7. Apa yang terjadi jika daya listrik terlalu kecil?

MCB dapat sering turun ketika pemakaian alat listrik melebihi kapasitas daya. Kamu mungkin perlu mengatur pemakaian perangkat atau mengajukan tambah daya.

8. Siapa yang memasang kabel di dalam rumah?

Instalasi kabel internal rumah sebaiknya dikerjakan oleh instalatir listrik yang kompeten. PLN menangani sambungan layanan sesuai batas tanggung jawab yang berlaku.

Leave a Reply

Related Posts

+6281213395757